Greeting From Blog Owner

Annyeong haseyo ^^

Selamat datang di blogku !! *bow*


Hope you enjoy !!


Monday, March 12, 2012

How about arisan?

Aku pernah mengikuti arisan waktu SD. Saat itu, wali kelas ku yang memegang uangnya, dan yang aku tahu, arisan itu sederhana dan singkat. Cuma ngambil sebuah kertas dari tumpukan kertas yang berisi nama calon- calon pemenang. Nama yang tertera pada kertas yang diambil itu adalah pemenangnya. Uangnya diberikan pada pemenang, lalu kita bayar lagi, dan begitu seterusnya dari minggu ke minggu atau bulan ke bulan. Dan tak berlangsung lama, arisan itu berakhir.

Arisan..
Semakin beranjak remaja, entah kenapa kata itu terasa so annoying saat didengar. Mungkin memang karena sugestiku sekarang tentang arisan, identik dengan ibu-ibu girang yang ribut memamerkan ini itu dan tak jauh dari kegiatan gosip. Yeah, girl, gossip!

Okay, memang benar arisan, seperti dalam sinetron-sinetron itu -yang dulu suka ku tonton- tak sedikit. Tapi juga tidak semua. 

Such as, ibu-ibu di perumahanku -Perum Sukarindik- include my Mom :)

Karena memenangkan arisan bulan lalu, seperti tradisi di Perum kami -entah hanya di perum kami atau di tempat yang lain juga-, Ibuku harus menjadikan rumahnya -rumah kami- sebagai tempat pertemuan bulan selanjutnya, tepatnya bulan Maret ini.

Dari pagi, kami membersihkan rumah dan mempersiapkan segalanya -makanan ringan, minuman, dan tempat- untuk acara sore itu. Sedikit catatan : Aku ngiler kue yang Ibu beli, dan berharap di akhir acaranya kue itu gak habis :p.

Lalu, well, inilah kali pertama, aku menyaksikan uih,, nggak deh mendengarkan dari lantai dua rumahku, gimana aja sih arisan itu? Ternyata tak seperti dalam sinetron itu, tidak ada pamer ini itu, dan tak ada gosip!
Yang ada, tausiyah, seperti pengajian pada umumnya, dan dibawakan oleh salah satu Ustadzah di Perum.

Dan itu semua, saat itu, mengubah paradigmaku tentang arisan. Yah, kali ini aku menyadari arti penting arisan. A regional social gathering. Mempererat silaturahmi. Itu intinya. Dan gosip atau yang lainnya? Itu tergantung dari : dengan siapa dan niat. 

Pertemuan silaturahmi itu penting, apalagi ditambah dengan hal positif lainnya.  Dengan arisan sebagai momen-nya. Terutama di perumahan, yang notabene terkesan dingin. Tak mengenal satu sama lain, bahkan sampai tak mengenal tetangganya. Kalau tak ada pertemuan seperti itu, apa kata dunia? Haha, nggak deh.

Tapi bagaimanapun juga, kalau ada suatu hal yang tak diinginkan terjadi di rumah, siapa yang pertama dimintai tolong? Tetangga. Dan warga lain disekitar rumah.

So, arisan, why not? Bukankah cewek-cewek sepertiku juga akan menjadi Ibu-ibu? Kelak, Insya Allah. Jika Allah mengizinkan. Aamiin.

#nb : btw, kue yang aku incer sebelumnya, ternyata habis. Harapannya gak terkabul. Hiks :( Tapi gak bener juga sih yang gitu diharepin haha :D




The Beauty of Muslimah

Akhwat Muslimah
Akhwat..
Someday (Insya Allah).. 
Do you understand what I mean?
Well, that photo makes me.. I don't know what exactly I feel but.. Ahh *speechless*  :')
 Bismillahirrahmanirrahim.

Source of photo : Facebook Akhwat Muslimah

Sunday, March 04, 2012

quotes #3

"Waktu akan terus berjalan, tak pernah menunggu, maka dari itu jangan biarkan waktu melangkah sia-sia." ~ Bu Pipih di apel pagi.

quotes #2

"Bersama-sama memang tidak akan membuat sama, tetapi akan membuat lebih berwarna." ~ Riane Nurismawati

quotes #1

Bukankah kita tahu bahwa manusia itu berbeda-beda? Lalu, mengapa masih meributkan perbedaan? ~ Riane Nurismawati

Saturday, March 03, 2012

Nira's Birthday

Well, sebetulnya ulang tahun Nira itu sebulan yang lalu, tepatnya tanggal 12 Febuari lalu. Tapi berhubung baru bisa singgah ke dunia blogging sekarang, yaaa post nya saat ini. Cuma telat sebulan kok  :p

Who is Nira?
Dianira Suhada itu sepupuku. Anak dari adiknya Ibu.
Kemaren itu ulang tahunnya yang pertama, seperti halnya anak-anak yang lain *atau orang tuanya?Entahlah.* Selalu diadakan acara syukuran, yang tentunya tak lepas dari kue tart dan kado :D

Dan, dalam acara itu, I'm a MC!
Honestly, I'm not good in public speaking! Apalagi didepan orang-orang yang gak aku kenal. Tapi, kalau dipikir-pikir itung-itung belajar juga sih. Dan untungnya, kebanyakan dari mereka anak-anak, orang tua yang pada nganterin pun gak terlalu banyak. So, it makes me not too nervous.

Parahnya, tanpa persiapan! Aku gak tau gimana aja acara-acaranya, games-nya dan yang lainnya. Hingga akhirnya, tepat pukul 2 siang acara dimulai, dengan kata-kata yang meluncur seadanya, acara berjalan dengan lancar. Alhamdulillah. Syukuran yang sederhana tapi entahlah bagiku menawan. Aih! haha.

Apalagi, dalam acara itu anak-anaknya pada semangat dan ceriaa :D Dan beberapa dari mereka memberanikan diri untuk memberi hiburan, kayak nyanyi dan joget. Kalau dalam bahasa Sunda istilahnya 'wanteran'. And you know? that's all give me a motivation to show myself. Tapi bukan dalam acara yang seperti ini. I try not to shy...

Oh iya, dan uniknya, menurut kebudayaan setempat. Jadi, kalau ada anak kecil yang udah bisa jalan, harus diadakan saweran. Saweran kayak saat pernikahan adat Sunda gitu. Tujuan yang sebenernya sih aku gak tau, tapi menurutku, itu mungkin hanya sebuah bentuk syukuran.

Well, ini jepretannya ..

the children :))

he is singing 'Bang Toyyib' :D
Nira and her mom :)

Saweran
me w/ my siblings :)