Greeting From Blog Owner

Annyeong haseyo ^^

Selamat datang di blogku !! *bow*


Hope you enjoy !!


Monday, December 26, 2011

Declaration!

Tanpa terasa, aku mulai berjalan menjauh, terantuk, terjengkang dan bahkan terjatuh. 
Setiap detik, setiap inci, jelas, posisiku tak berada di posisi awal.
Cahaya, gaya, momentum dan tekanan, tertinggal dalam memori yang takkan terlupakan.
Oase yang selalu kutemukan, fatamorgana yang masih saja aku pandang dan dekati, berotasi nyata mengikuti arah jarum jam.


Dan aku tahu tepatnya apa yang harus aku lakukan. Kembali. Kembali pada komitmen awal yang harus diprioritaskan. Membuka mata. Mengembangkan pikiran seluas dunia. Abaikan fatamorgana yang mungkin sesekali akan sangat menggoda. Bila perlu, terbanglah! Arrange my life for future! Love my way!


Well, this is declaration and the most important is ... realization!
Keep Hwaiting!
Flying with Allah.. Bismillahirrahmanirrahim :) Allahu akbar!!!!

Is it holiday?

" I LOVE HOLIDAY"
Namun, sekarang paradigma tersebut sudah kadaluarsa.




Berharap agar segera diproduksi lagi. 

Thursday, August 25, 2011

Yes, I can. Really.

" Bahkan ketakutan terbesarku ada pada diriku sendiri."

Hanya iman dan rasa takut pada-Mu, ya Allah, yang mampu membenteng jiwa ini.

Apa yang seharusnya aku lakukan?
Jawaban : Entahlah.

Bisakah aku membuat segalanya indah?
Aku pun nggak tahu, hanya saja aku membutuhkan jawaban: Ya, aku bisa.

Saturday, April 23, 2011

Api lilin yang belum padam

"Nanti dari sekarang sampai akhir semester ini, kalian ibu beri tugas yaitu membuat puisi, bebas, pokoknya curahan hati kalian.Dan sebanyak-banyaknya, terus nanti ibu umumkan siapa yang paling banyak membuat puisi."

Begitulah kata Ibu Pipih selaku guru pelajaran Bahasa Indonesia disekolahku.

Aku yang ngedengernya, sontak kaget. Pasalnya, aku gak bisa tuh yang namanya bikin puisi, berpuitis, menjadi puisiawati(?). Buktinya, kalau ada tugas bikin puisi padahal cuma disuruh satu, susahnya minta ampun, dan kalau udah jadi hasilnya pasti berantakan, pokoknya lebih buruk dari hasil karya temen-temen lain deh.

Apalagi ini sebanyak-banyaknya. Curahan hati pula. Madesu *masadepansuram* banget deh aku pas saat itu.

Tapi, seiring dengan berjalannya waktu dan berputarnya dunia(?). Aku pun mulai nyoba bikin puisi yang dicurahkan dari hati. Aku mulai menorehkan kata demi kata, baris hingga baris, lalu berbait-bait, dan akhirnya jadilah SEBUAH puisi.

Meski hasilnya gak bagus-bagus amat, masih bagusan si amat #apadeh. Tapi gak ada yang salah kan kalau aku posting disini *ya iyalah orang ini blog aku*.


Api lilin yang belum padam

Aku tetap  tak bergeming
Pikiranku masih serupa
Seketika semangatku mulai lenyap
Harapanku mulai terkikis

Aku mulai rapuh
Tak mampu berlari
Aku hanya merangkak
Hingga aku bertanya pada diri ini

Suatu saat ...
Jika api di lilin ini padam
Akankah aku menyalakannya kembali?

Kelak ...
Jika api di lilin ini membara
Mampukah aku menjinakkannya?

 Entahlah ..
Hati ini tak memiliki jawabannya
Yang kutahu
Saat ini
Api di lilin ini belum padam

  
 I liked this poem, because it proves that:
"Nothing that can't be, provided we are willing to try and try."

Thursday, April 14, 2011

He said ..

Nilai yang sesungguhnya bukan ada pada apa yang tertera di rapot anda, tetapi ada pada diri anda sendiri.

-Bapak Ruhiyat (guru bahasa Arab disekolahku)-

Monday, April 04, 2011

I said ..

Saya tidak akan membiarkan hati dan pikiran saya diobral maupun ter-obral, karena saya hanya memiliki satu, itupun hanya titipan dari sang Pencipta yang wajib dijaga.

Thursday, March 10, 2011

Biarkanlah menjadi misteri

annyeong haseyo !!

hello every-eye, every-ear, every-hair, every-hand, every-leg pokoknya everybody :)
semoga kabar baik selalu ada padaku dan juga andah semuah..
Di siang hari yang cerah nan dingin ini, aku pengen cerita tentang apa yang terjadi di 25 Februari lalu, yah meskipun bisa dibilang kadaluarsa tapi kalian gak akan sakit perut kok (?) hehe.

well cek dis ot aja yaa..

Hari Jum'at bisa dibilang hari rumah -setelah hari Minggu,tentunya- bagiku, pasalnya hari Jum'at gak ada jadwal ekskul ataupun kegiatan lainnya disekolah, so aku bisa pulang sebelum Dzuhur. Dan dengan begitu, keberadaanku dirumah bertambah sekitar 3 atau 4 jam. Tapi, Jum'at itu Allah berkehendak lain *mulai nih*
aku harus menyelesaikan mading jurnalisku ditambah nyari sponsor buat acara BTX-KIR.

Nah, ceritanya dimulai pas nyari sponsor bersama kedua temenku, Firda dan Siti. Setelah mereka berdua sukses membuatku meninggalkan mading yang akhirnya diselesaikan oleh rekan-rekan lainnya, tepat pukul 1 lebih 34 menit dan 39 detik *ngarang* kita bertigapun caw nikreuh** di sepanjang jalan kenangan -RE.Martadinata,maksudnya-. Target pertama kita GO, terus instansi-instansi lainnya yang ada di sepanjang jalan R.E.Martadinata sebelah kiri.

Ditengah perjalanan, saat kita mau masuk sebuah instansi, seorang Firda Mawaddah atau yang biasa dipanggil dengan sebutan daus aka maw ini bertanya sama aku juga Siti, kira-kira beginilah skenarionya :

(skenario telah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia)

" mana suratnya, kok gak ada?"tanya Firda kebingungan.
" surat apaan?" aku balik nanya.
" surat yang nomor 7 sama 8 yang buat persetujuan." jawab Firda yang masih nyari itu surat didalem proposal.
" Ih, sini *sambar proposal ditangan firda* tadi udah aku selipin didalem proposal" kata Siti yang mulai nyari suratnya didalem proposal.
" Gak ada ihh!" desah Firda.
Aku yang saat itu bungkam, mulai buka mulut dan bertanya.
" Hilang? masa? Kok bisa?"
" ih, tadi kan udah aku simpen kok disini, bener." kata Siti yang tetep yakin kalo suratnya ada disitu.
"Gak ada Sitii.." firda lagi.
" coba cek, di tas siti kali tadi lupa kemasukin." kataku yang mulai bingung juga.

Sitipun memeriksa tasnya, begitupun sama aku dan Firda soalnya, bisa aja nyangkut atau gak sengaja kemasukin ke tas, atau bahkan masuk sendiri ke dalam tas (?!) #ngaco.
Tapi tetep barang yang dicaripun tak kunjung menampakkan dirinya. Saat itu, ditengah terik matahari yang mulai memancarkan sinar ke-sore-annya kita mulai pasrah. Surat itu bener-bener H I L A N G, yang artinya kita gak bisa ngelanjutin acara nikreuh panjang ini.

Kita yang mulai lelah, capek, haus, lapar, pokoknya  5L, 6L,... 101L pun singgah dulu di warung sija -sisi jalan- dan beli 3 ale-ale plus 1 bungkus sukro untuk bertiga. Ironis bukan?! Biasa aja.

Sambil mikirin dimanakah surat itu berada, tiba-tiba, datenglah Ester dengan motornya. Beruntung! pikirku. tapi apa yang Ester lakukan? kita yang udah teriak nyuruh berhenti dia malah nyelonong terus sama motornya dan gak berhenti SAMA SEKALI . SAMA DUAKALI. Bagus. Padahal kita butuh banget pertolongan buat nyari itu surat. Selang beberapa saat,cewek yang akrab dipanggil ees ini ada ditempat kita berada, tepatnya balik ke tempat kita berada. 

Aku bertanya dalam hati, angin apa yang buat dia balik kesini? angin muson barat kah? angin lembah? atau bahkan angin darat? Entahlah. Kurasa bukan ketiganya. Yang jelas, kita cukup berbahagia dengan hadirnya ees. mulanya kita nyuruh ees buat mapay jalan kenangan (RE.Martadinata) ini, tapi berhubung dianya ada acara so kita suruh aja fotokopi surat yang udah ditulisin -yakin banget tu fotokopian gak akan dipake- dan karena fotokopiannya gak berwarna, jadi itu surat copiannya bener-bener gak dipake.

Sementara Ester pergi dengan acaranya kita bertiga masih tertegun dan mematung di warung sija itu, akhirnya kita bertigapun memutuskan untuk pulang. Sementara aku dan Firda pulang lagi ke Smanda, sekalian buat nyari itu surat -saking penasarannya-. Disepanjang perjalanan pulang kita merhatiin dan menganalisa jalan yang kita lewati siapa tau surai itu jatuh. Tapi gak ada. Terus balik lagi ke GO, siapa tau juga ketinggalan atau apalah. Tapi percuma masih gak ada.

Akhirnya aku dan Firda pun pulang kerumah dengan rasa penasaran yang masih membekas di relung hati kami yang terdalam (?)
Dan sampai detik ini surat itu belum ditemukan,dimanapun. Hatiku pun bertanya dalam hati apakah surat itu bener-bener jatoh di tengah jalan, lalu diterbangkan oleh segerombolan angin muson timur, sehingga diduga telah berada di Australia? Pendapat lain (Firda) menyebutkan bisa saja itu surat terbang sendiri ke Amerika dan menyerahkan diri pada Obama untuk di acc ? Entahlah. Wallahu alam. Hanya Allah dan surat itu yang mengetahuinya. Biarkanlah menjadi misteri.

Well, itu lah siluet dari apa yang terjadi di tanggal 25.

*catatan untuk diri sendiri: kita bertiga jadi punya warung kenangan -warung sisi jalan itu-

*catatan moral: 
1.Selalu berhati-hatilah 
2.jangan ceroboh dalam menyimpan barang-barang penting.
3. Jangan lupa shalat 5 waktu *gak nyambung*

Okeh, see youh later ..

oh iya, satu lagi:
Kamus sunda :
**nikreuh : jalan kaki jauh. Sumber dari Firda Mawaddah.


Sunday, February 20, 2011

My Junior High School - Yeoja

Seperti yang udah aku bilang di posting sebelumnya, aku akan sharing my stories, and one of them is YEOJA.

The story was started ..
 
Dulu, di SMP aku punya beberapa sahabat yang jumlahnya 10 orang mungkin sebagian orang menganggap kalau jumlahnya itu kebanyakan tapi aku nggak peduli yang penting aku merasa tenang, damai dan pasti bebas kalau berada di atmosphere dengan mereka. Sama mereka aku bisa ngalor ngidul, bisa berpendapat sebebas-bebasnya, bisa curhat, bahkan berubah jadi orang gila pun bisa. Dan itu yang membuatku bisa berargumen kalau mereka adalah sahabat. Berikut lah daftar 10 orang tersebut :
1. Diani Sri Agustien
Cewek yang berperawakan seperti model ini *emang model*, dari luar terlihat pendiem dan kalem tapi ternyata didalemnya nggak. Dia punya selera humor yang tinggi. Dia suka nge-jokes yang aneh-aneh, periang dan sometimes cerewet juga. Tapi disisi lain dia juga suka ngasih saran bagi yang punya masalah terutama dalam soal cinta. Kurasa dia punya jiwa buat jadi psikologis, yah meskipun actually, dia juga musti ke psikiater, hehe kidding :p
2. Herlina
Inilah cewek yang punya nama tersingkat diantara kita, hehe. Nah, sama dia nih aku suka sharing tentang drama Korea apalagi pas jaman-jamannya suka nonton The great Queen Seondeok pasti tiap hari ngobrol panjang tentang pelem ini.
 3. Neng Dian Rosdianti
Dia ini nih yang bisa disebut humor-maker diantara kita, tiap hari, tiap jam,, bahkan tiap menit pasti dia nge-jokes, belum lagi ditambah ketawanya yang sumpah khas banget. Meskipun sometimes jokenya gak lucu, tapi tetep aja yang lain ikut ketawa (termasuk aku) karna ngedengerin ketawanya itu. Pokoknya sama dia, hidup kayaknya "gak ada hari tanpa ketawa" deh.
4. Putriana Asvita
Cewek yang akrab disapa dengan nama iput ini adalah temen aku yang pertama diajak ke warnet dan hampir setiap hari ke warnet bareng buat friendsteran. Kita berdua semangat dalam urusan internetan (yaitu dunia yang baru aku kenal saat itu, kelas 7), sampai keliling warnet deket sekolah buat friendsteran.
5. Riane Nurismawati
Nah, orang ini nih yang dari tadi ngebacot, hehe.
6. Rindu Reka Putri Sunandar
Fisikawati. Sepertinya cewek ini layak buat menyandang gelar tersebut diantara kami. Kita gak takut kalau ada tugas fisika soalnya ada ndu yang siaga jadi panutan. Sometimes dia juga bisa jadi saingan hehe. oh iya, selain itu dia juga punya suara termerdu diantara kita, dan dia fans banget sama Rio Idola cilik (sama kayak aku)
7. Shela Surya Dwiyani 
Cewek yang kesemsem sama.. #ehem ini, orangnya childish, tapi dibalik itu semua dialah yang paling care kalau ada temen yang lagi ada masalah. Suaranya juga oke kalau nyanyi, lebih baik dari yang nulis. hmm.
8. Syarah Nurul Silvianty
Teman Sebangkuku selama 3 tahun. Dalam beberapa hal kita suka punya jalan pikiran yang sama, sehati. Aku juga suka dapet banyak pelajaran dari cerita sama pengalamannya. Mungkin, bisa aku anggap  dia sebagai kakakku.
9. Wida Robiatul Adawiyah
Bisa dibilang dia itu paling soleh diantara semuanya, dia gak pernah gilaa banget wida itu rapi, cantik, pinter, rajin dan suaranya gak disangka, bagus. Sekali. Aku baru tau itu, pas dia lagi dites nyanyi sama guru seni musik. 
10. Widi Wulandari
The last, yap, Buketu = Ibu Ketua inilah panggilan buat dia. Panggilan ini diberikan karena dialah ketua waktu kita bikin operet. Pemain gitar klasik ini adalah teman diskusiku dalam Bahasa Inggris dan banyak juga ilmu musik yang dia kasih ke aku. Dia juga teman yang paling sering aku kerjain atau dalam bahasa Sundanya ‘ngélég’ hehe.
Dan .. Tadaa !!! Inilah kita :)




Seperti yang tertera di judul, Y-E-O-J-A Pasti ini yang buat kalian bingung?! oke, sebelum kepala kalian dipenuhi pertanyaan 5W+1H (?). Mari akan aku jelaskan ..
Yeoja diambil dari bahasa Korea yang berarti wanita atau gadis. Karena aku pikir kata yeoja cukup menarik dan enak dibaca, so aku ajukan pada sahabatku itu sebagai nama persahabatan kita. Dan ternyata mereka menyambutnya dengan hangat, dan saat itu juga hari Jum'at tanggal *lupalagi* pas pelajaran fisika, nama ini diresmikan.

    "I remember that friendship and I wouldn't forget and regret it"

In friendship, I learned and felt many things such as cohesiveness and togetherness.
I thank for everything and especially for God :)